Menjewer Telinga, Anak Tambah Cerdas. Begini Penjelasannya..



✓ Nabi shalallahu alaihi wa salam pernah Menjewer Telinga Ibnu Abbas:

قال عبد الله بن عباس رضي الله عنهما فقمت فصنعت مثل ما صنع ثم ذهبت فقمت إلى جنبه فوضع رسول الله صلى الله عليه وسلم يده اليمنى على رأسي وأخذ بأذني اليمنى يفتلها بيده 


Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma Menceritakan: ...

Maka aku Berdiri mengikuti apa yang Rasulullah lakukan (Shalat) lalu aku menuju ke samping ( Kiri) beliau untu ikut mendirikan shalat. Tiba tiba beliau meletakkan tangan kanannya di kepalaku dan menyentuh telinga kananku, ia menjewernya dengan tangan nya

Fathul Bari Syarah Shahih Bukhari

Halaman 86 Juz 3 

Berkenaan dengan hadits ini Imam Ibnu Hajar menjelaskan:

وقد قيل إن المتعلم إذ تعوهد بفتل أذنه كان أذكى لفهمه

Dikatakan, sungguh murid yang terbiasa dijewer telinganya, akan menjadikan si murid lebih pintar memahami (pelajarannya).


HADIS INI MENUNJUKKAN DIBOLEHKAN MENJEWER ANAK DENGAN SEKEDARNYA DAN SAAT DIBUTUHKAN. 


TENTUNYA MENJEWER INI TIDAK BOLEH SAMPAI MENYAKITKAN ATAU MENIMBULKAN BEKAS. KARENA NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MELARANG MEMUKUL KELUARGA DENGAN PUKULAN YANG MENYAKITKAN. 


Ternyata apa yang disampaikan Ibnu Hajar dijelaskan pada masa kini oleh para ahli refleksi bahwa di sekitar telinga terhubung titik-titik syarafnya terhubung ke Seluruh tubuh baik itu ke Limfa, Hati, Liver, mata juga berpengaruh ke peredaran darah ke otak. 


Bagi anak anak tuna rungu atau tuna wicara sudah masyhur diterapi dengan cara pijat telinga dan sekitarnya..

___

Ustadz Khudori 

Mudir Pesantren Inklusi Griya Sunnah Cileungsi Bogor 

wa.me/6281317002011


https://www.facebook.com/share/r/D3y3UhGY7QiRMt91/?mibextid=xCPwDs

0 Komentar