Masih Tidak Percaya ? Pembelajaran Tauhid Harus Didahulukan Sebelum Al Qur'an. Ini Faktanya.

Pembelajaran Tauhid Harus Didahulukan Sebelum Al Qur'an. Ini Faktanya 
___

Screenshot diatas adalah bukti empiris bahwa banyak penghafal Al-Quran yang Melenceng jauh akhlak dan Adabnya hingga kekokohan tauhidnya dikarenakan fondasi tauhidnya lemah. Hal ini disebabkan karena pembelajaran Tauhid di usia dini tidak diproitaskan dan terlalu memaksakan pembelajaran Al Qur'an. Sehingga ia menjadi seorang hafidz yang bermaksiat. 

Hal ini sudah terjadi dalam sejarah bahwa 
Pembunuh Ali bin Abi Thalib yaitu Abdurrahman bin Muljam dikenal sebagai orang yang rajin ibadah dan hafal Al-Qur’an secara Mutqin. Dalam banyak riwayat sejarah, ia digambarkan sebagai ahli baca Al-Qur’an, tetapi pemahamannya menyimpang karena pemikiran Khawarij.
Sehingga ia berani nembuhun Khalifah Ali bin Abi Thalib.

Hal Ini menjadi pelajaran penting dalam Islam hafal Al-Qur’an saja tidak cukup tanpa pemahaman yang benar, adab, dan mengikuti manhaj yang lurus.

Tauhid merupakan Pondasi dari segala disiplin ilmu. Mengapa tauhid menjadi Pondasi?

Karena di dalam pembelajaran tauhid terkandung unsur pendidikan Karakter.
Saat Seseorang sudah memahami, Menyelami, meresapi nikmatnya Ma'rifatullah (Memahami sifat Allah Dengan Jalan Ilmu tauhid yang benar) maka pemahaman itu akan membentuk akhlak (Karakter) yang indah. 

Karena puncak segala Keilmuan akan berujung kepada.. 
Rasa Takut Kepada Allah

(Imam Ahmad, Al-Furu u' 2/354)

Maka Tahapan Pendidikan Anak Sesuai Petunjuk Rasulullah Shallalahu Alaihi Wa Sallam adalah :
1. Iman Sebelum al-Qur’an.

Dari Jundab Bin Abdullah ia berkata:

Saat Belia kami hidup bersama Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam kami mempelajari Iman sebelum mempelajari al-Quran. Kalian mempelajari al-Qur’an Terlebih Dahulu Sebelum Mempelajari Iman.

(Shahih Ibnu Majah: 61, Dishahihkan oleh 

Syeikh al-Bani)
2. Adab Sebelum Ilmu.

Ibnul Mubarok berkata :

تعلمنا الأدب ثلاثين عاماً، وتعلمنا العلم عشرين

Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.

3. Ilmu Sebelum Amal.

Firman Allah ta’ala,

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ

Maka ilmuilah (ketahuilah) Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu

(QS. Muhammad [47]: 19)

Imam Sufyan Bin Uyainah membaca ayat ini, lalu mengatakan :

“Tidakkah engkau mendengar bahwa Allah memulai ayat ini dengan mengatakan ‘ilmuilah’, kemudian Allah memerintahkan untuk beramal (Beristighfar)?”

(Fathul Bari, Ibnu Hajar, 1/108)

Kesimpulan:

Pembelajaran Tauhid Harus Didahulukan Sebelum Al Qur'an. Karena
Aqidah Yang Benar akan Berefek kepada Akhlak yang baik dan puncak segala ilmu 
Adalah Rasa Takut Kepada Allah
___

Ustadz Khudori Sirojuddin
Mudir Pesantren Inklusi Griya Sunnah Cileungsi Bogor 

0 Komentar