Banyak yang belum tahu, kebiasaan membungkuk ternyata berdampak buruk bagi anak berkebutuhan khusus (ASD & ADHD). Ini bukan cuma soal postur tubuh yang terlihat kurang bagus, tapi benar-benar memengaruhi kerja otak dan emosi mereka!
Berikut penjelasan sederhananya:
Masalahnya: Saat anak membungkuk, dada dan diafragma jadi tertekan. Akibatnya, mereka bernapas pendek-pendek dan cepat.
Akibatnya: Napas pendek ini mengirim sinyal ke otak seolah-olah tubuh sedang dalam bahaya. Otak langsung menyalakan mode fight-or-flight (siaga penuh). Tubuh jadi terus-menerus merasa cemas, gelisah, dan hiperaktivitasnya makin parah.
Masalahnya: Khusus untuk anak ASD yang sering mengalami gangguan sensorik, postur membungkuk membuat kesadaran posisi tubuhnya jadi berantakan.
Akibatnya: Sistem saraf mereka harus bekerja jauh lebih berat hanya untuk menjaga keseimbangan tubuh. Sebaliknya, jika posturnya tegak, otak akan mendapat sinyal tenang yang menyejukkan (calming effect).
Kesimpulan:
Kecemasan dan hiperaktivitas pada anak ASD & ADHD tidak hanya diatur oleh pikiran di kepala mereka, tapi juga sangat dipengaruhi oleh fisik.
Kuncinya ada dua:
Pencernaan yang sehat (untuk meredakan radang dan emosi).
Postur tubuh yang tegak (untuk menenangkan saraf dan mengurangi kecemasan).
Gabungan dua hal ini adalah fondasi penting agar anak bisa lebih tenang, stabil, dan bahagia!
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
Pondok Pesantren Inklusi Griya Sunnah Mari bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Inklusi Griya Sunnah.
📱 Informasi Pendaftaran
💬 Hubungi Admin PPDB untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan penerimaan santri baru.
Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung bersama kami!




0 Komentar